Sabtu, 08 September 2012

Langkah-langkah installasi Linux



LINUX UBUNTU 10.04 LTS DEKSTOP
PENGENALAN DAN CARA INSTALLASINYA

Oleh :
1.          Nuri Kusnaeni                     (111010155)
2.          Pujianto                               (111010157)
3.          Rifqi Alfiyan Hidayat         (111010160)
4.          Faizatyul Istiqomah            (111010331)
5.          Uswatun Khasanah             (111010369)
6.          Fairuz Zumam                    (111010111)
7.          Fathur Rozaq Agustiant     (111010115)
8.          M. Ulul Albab                    (111010144)

UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN
TAHUN 2012

KATA PENGANTAR
Bismillahirrohmanirrahim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
                Puji syukur kehadirat Allah SWT yang melimpahkan ramhat, hidayah dan karunianya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan buku yang berjudul OPERATING SYSTEM LINUX 10.04 LTS DEKSTOP tepat pada waktunya.
                Kami menyadari bahwa dalam penyelesaian buku ini terdapat bantuan dari pihak yang terkait, diantaranya :
  1. Juma’in, S.Kom
  2. Kelompok 8
Oleh karena itu kami mengucapkan terimakasih atas bantuan dari pihak-pihak tersebut dan terima kasih juga kepada Bpk. Juma’in, S. Kom selaku dosen pembimbing Operating System.
                Semoga buku ini dapat bermaanfaat bagi pembacanya, atas kekurangan baik berupa penulisan atau ejaan kami mohon ma’af.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

                                                                                Lamongan,
                                                                                                Penulis

                                                                                                Kelompok 8

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ………….……………………………………………………....i
KATA PENGANTAR………….………………………………….………………….ii
DAFTAR ISI ………………….…………………..………………………………….iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang  ………………………….……………………………………1
1.2 Tujuan  ……………….………………………………………………………1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengenalan dan Sjarah Linux ………………….…………………………… 2
2.2 Keuntungan dan kerugian linux ………………….……………………….… 4
2.2.1 keuntungan OS linux ………………….…………………………….….… 4
2.2.2 Kerugian OS linux ………………….…………………………………..… 5
2.3 Spesifikasi minimum hardware ………………….……………………….… 6
2.4 Uraian singkat ………………….…………………………………………… 6
2.4.1 prose booting ………………….………………………………………..… 8
2.4.2 Dekstop ………………….……………………………………………...… 9
2.4.3 Software ………………….……………………………………………… 10
2.4.4 Ubuntu software center ………………….…………………………….… 11
2.4.5 Ubuntu one ………………….…………………………………………… 11
2.5 Langkah-langkah installasi  ………………….……………………….…… 12
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ………………….…………………………………………….  22
3.2 Daftar Pustaka ……………………………………………………………... 22




BAB I
PENDAHULUAN
1.     LATAR BELAKANG
Linux adalah sebuah sistem operasi UNIX clone yang berjalan pada berbagai platform, terutama komputer pribadi dengan Intel 80386 atau prosesor yang lebih baik. Mendukung berbagai macam perangkat lunak. Linux dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds. Yang kemudian dijadikan sebagai software open source, sehingga linux dapat digunakan secara cuma - cuma. Sistem operasi linux juga merupakan sistem operasi yang multiplatform dan open source, di linux banyak aplikasi – aplikasi yang bisa digunakan secara gratis tanpa berbayar. misalnya saja office untuk mengetik seperti OpenOffice.org Writer dan juga Aplikasi Dia Untuk Menggambar Diagram. Ada juga aplikasi Samba yang juga digunakan untuk mentransfer file maupun folder antara sistem operasi windows dan sistem operasi linux, dan juga pembagian printer supaya bisa digunakan bersama-sama antar komputer dan sistem operasi.
Sayangnya menurut pengguna yang baru menggunakan linux, linux merupakan sistem operasi yang sulit dan rumit, minimnya pengguna linux semakin menambah anggapan orang-orang bahwa linux bukan OS yang cocok buat di pakai. Maka dari itu kami membuat buku ini supaya bias bermanfaat bagi para calon pengguna linux.
2.     TUJUAN
Agar dapat membantu orang-orang pada masalah penginstallan OS linux, disamping itu buku ini juga bertujuan memperkenalkan linux yang memang dianggap remeh oleh bebrbagai kalangan masyarakat.











BAB II
PEMBAHASAN
1.     PENGENALAN DAN SEJARAH LINUX UBUNTU 10.04 LTS DEKSTOP
Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai software bebas.  Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti “Kemanusiaan kepada sesama”. Ubuntu didesain untuk kepentingan penggunaan personal, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.
Proyek Ubuntu resmi disponspori oleh Canonical Ltd. yang merupakan Kamis, 29 April 2010 sebuah pengumuman penting bagi para linuxer diumumkan. Kemarin tepatnya adalah hari pengumuman rilisnya Ubuntu terbaru yaitu Ubuntu 10.04 yang diberi nama Lucid Lynx.
 Jadwal rilis ini tepat dengan apa yang tertera di website resmi Ubuntu. Rilis ubuntu keluar setiap 6 bulan sekali tiap bulan April dan Oktober. Rilis ubuntu biasanya terdiri dari berbagai edisi, yaitu edisi Desktop, Server, dan Netbook. Perbedaan mendasar pada ketiganya adalah pada versi desktop terdapat tampilan desktop manager sedangkan pada edisi server tidak ada, hanya command prompt saja.
sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
Peningkatan antara rilis harus dilakukan dari satu versi ke versi berikutnya (contoh: dari Ubuntu 11.04 ke Ubuntu 11.10). Namun, versi LTS dapat langsung ditingkatan ke versi LTS selanjutanya (contoh: dari Ubuntu 08.04 LTS ke 10.04 LTS).
Sang penemu linux yaitu Linus Torvalds dilahirkan di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 28Desember 1969. Dalam usianya yang ke 10, Linus mulai berkecimpung di dalam pemogramankomputer, dengan menggunakan komputer milik kakeknya, Commodore VIC-20. Komputing punmenjadi hobinya. Pada tahun 1988 Linus diterima menjadi mahasiswa di University of Helsinki,Finlandia. Pada tahun 1990, Linus memulai kelas pemograman C pertamanya.Pada tahun 1991, Linus membeli PC pertamanya,dan dia tidak puas dengan sistem operasi pada komputernya. Saat itu, komputernya menggunakan MS-DOS ( Disk Operation System, sistemoperasi buatan Microsoft), tapi Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX,seperti yang digunakan pada komputer milik universitasnyaAdapun versi Ubuntu yang telah dirilis dan telah beredar adalah sebagai berikut :

 
Beberapa waktu bulan yang lalu, Ubuntu telah meluncurkan versi terbaru mereka yakni Ubuntu 10.04  LTS ( Lucid Lynx )


2.       Keuntungan Dan Kerugian/kelemahan  Ubuntu 10.04 LTS Dekstop.
 Disemua System Operasi Pastinya ada kekurangan dan kelebihan Masing-masing, dan tak akan ada yang Sepurnah. Dibawah ini ada beberapa kelebihan dan kerugian/kelemahan System Operasi Linux Ubuntu 10.04 LTS (Long Term Support), yaitu :
a.       Kelebihan Ubuntu 10.04 LTS Dekstop
-          Software Ubuntu Gratis di download.
-          Kerja cepat tidak mengenal namanya hang atau error.
-          Virus apapun tidak berpengaruh di Ubuntu.
-          Tidak perlu cari software aplikasi tambahan (dalam software Ubuntu 10.04 sudah lengkap: software Office, Desan Grafis, Internet, Multimedia, Editing audio vidio dan masih banyak jenis software tambahan lainnya), adapun kekurangan bisa dilengkapi dari situs resminya  (download gratis).
-          Ubuntu mampu menjalankan semua jenis file, satu contoh file dari office 95 hingga Office 2011, begitu juga file jenis lainnya.
-          Hampir semua perengkat sudah dikenali oleh ubuntu, Contohnya mencoba menggunakan printer laser HP yang terkoneksi ke jaringan cukup dengan langsung mencari printer lalu secara otomatis terdeteksi dan digunakan, tanpa perlu install driver printer.
-          LTS (Long Term Support) tersedia support selama 3 tahun untuk security dan maintenance updates.
-          Boot Speed. Akan terasa lebih cepat pada hampir semua komputer, dan sangat cepat pada komputer berbasir SSD seperti Netbook.
-          Social from the start: Menu baru yang diberi nama ‘Me Menu’ dalam Ubuntu 10.04 LTS mengkonsolidasikan proses mengakses dan memperbarui jaringan sosial seperti Facebook, Digg, Twitter dan Identi.ca. Me Menu juga mengintegrasikan saluran obrolan sehingga pengguna dapat berbicara dengan teman atau kolega di Google Talk, MSN, IRC dan hampir setiap jaringan.
-          Ubuntu One: Peningkatan integrasi desktop untuk layanan online yang berarti file dan folder dapat dibagi dan disimpan di internet dengan lebih mudah. Bookmark dan berbagi kontak telah ditambahkan, mempercepat pindah dari komputer pribadi untuk komputasi personal.
-          Ubuntu One Music Store: Musik dari berbagai label terbesar di dunia dan band terbesar tersedia langsung ke pengguna Ubuntu melalui player musik yang telah terinstall. Pembelian trek, simpan di Ubuntu One.
-          Ubuntu Software Centre 2.0: Cara termudah untuk mencari, menginstall dan menguninstall ribuan software yang tersedia di server internet baik yang gratis maupun dari pengembang-pengembang software yang telah bekerjasama dengan canonical.
-          Ubuntu 10.04 Netbook Edition (UNE): Kelebihan dari Ubuntu versi netbook ini adalah kecepatan booting dan user interface yang lebih mudah serta proses pause/resume sistem yang membuat batre lebih tahan lama.
-             Ubuntu mudah digunakan dan dilengkapi dengan ribuan aplikasi gratis.

b.       Kerugian/Kelemahan Ubuntu 10.04 LTS Dekstop
-          Pengguna ubuntu akan ketinggalan informasi dalam perkembangan virus yang tiap hari bertambah.
-          Belum semua merek modem USB dapat dideteksi secara otomatis pada ubuntu, sehingga user harus melakukan konfigurasi manual melalui terminal yang terbilang agak merepotkan. Banyak sekali keluhan mengenai hal ini mengingat banyaknya jumlah pengguna yang memakai koneksi internet menggunakan USB modem.
3.       Spesifikasi Minimum Hardware Yang Digunakan.
 Versi Desktop Ubuntu sekarang mendukung x86 32 bit dan 64 bit. Dukungan tidak resmi juga tersedia untuk PowerPC, IA-64 (Itanium), Playstation 3 (Namun Sony telah mencabut dukungan untuk OtherOS lain pada 1 April 2011), dan beberapa handphone. GPU yang didukung diperlukan untuk menjalankan efek visual seperti Unity Shell. Dalam kasus GPU yang tidak memadai, Unity dapat direduksi menjadi Unity 2D yang membutuhkan hardware yang lebih rendah.
Agar dapat berjalan secara optimal, Ubuntu 10.04 membutuhkan spesifikasi perangkat keras (hardware) PC desktop minimal sebagai berikut :
Kebutuhan Minimal


1 GHz x86 Processor

384 MB
Hard Drive (ruang kosong)

5 GB

1024×768


4.       Uraian Singkat Tentang System Ubuntu 10.04 LTS
Tidak seperti platform sistem operasi Windows yang hanya memerlukan double klik untuk melakukan proses instalasi lalu mengikuti sejumlah wizard instalasi yang diberikan, pada Ubuntu 10.04 satu paket aplikasi terkadang membutuhkan sejumlah paket aplikasi lainnya sebelum dapat terinstalasi dengan baik. Masalah ketergantungan paket yang satu dengan paket yang lainnya ini dikenal dengan istilah dependencies hell.
Untuk menangani masalah dependencies hell yang kerap kali dialami oleh para pengguna saat akan menginstalasi paket yang terdapat di Ubuntu, pengguna tersebut dapat menggunakan beberapa aplikasi paket manajemen yang telah tersedia di Ubuntu 10.04. Beberapa aplikasi paket manajemen yang dapat digunakan diantaranya: apt-get (berbasis command line interface), Synaptic Package Manager dan Ubuntu Software Center (berbasis GUI).
Di System Operasi Ubuntu 10.04 LTS ini juga bias menjalankan Beberapa Aplikasi di windows. Wine adalah suatu program Ubuntu yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan beberapa program-program Microsoft Windows.  Wine menyediakan sarana nyaman menggunakan program yang sampai saat ini hanya dapat dinilai melalui mesin Windows.
Jika anda adalah pengguna Linux yang baru, mungkin anda perlu tahu bahwa Wine adalah aplikasi yang disediakan oleh Linux, agar kita bisa menjalankan aplikasi yang ada di Microsoft. Contohnya adalah file yang mempunyai ekstensi EXE. Jadi jika kita ingin menjalankan file tersebut di Sistem Operasi Linux, kita harus menggunakan Wine.
Untuk memasang Wine, caranya sangat mudah. Pada menu Applications, klik “Ubuntu Software Center”. Kemudian kita ketik “Wine” pada kotak pencarian, maka akan segera muncul software Wine yang siap dipasang. Selanjutnya anda hanya cukup melakukan klik pada “Install”, maka sistem apa otomatis mendownload software tersebut, dan secara otomatis melakukan instalasi di komputer anda. Untuk menggunakan Wine, anda bisa langsung meng-klik File yang berekstensi EXE.
Adapun  Perbandingan System Operasi Linux dengan  System  Operasi Windows, yaitu :
1.       Linux dan Windows sama-sama nama untuk sistem operasi “komputer” dan sama-sama punya beberapa jenis atau pilihan, misal Linux Nusantara, BlankOn, Ubuntu, Mandriva, Fedora, openSUSE, Slackware, Debian, Gentoo, Redhat, Mint, dll. Sedangkan di Windows ada Windows 98, Me, XP, Vista, 7, Server 2008, Mobile, dll. “komputer” itu bisa berupa pc, notebook, smartphone, dll.
2.       Kita bisa mendapatkan Linux tanpa harus membayar apapun, beda dengan Windows yang mengharuskan kita membeli Lisensi (dan kita bisa berurusan dengan hukum bila ketahuan memakai Windows Bajakan). Di Linux tidak ada istilah “Linux Bajakan”.
3.       Virus-virus di Windows tidak akan bisa jalan di Linux. Virus untuk Linux memang ada, tapi tidak berkembang. Sehingga bisa dibilang aman untuk digunakan.
4.       Hampir semua program yang ada di Windows, ada padanan/penggantinya di Linux. Kita tinggal memilihnya dari banyak program yang tersedia di Software  Center (di Ubuntu).
Aplikasi Office: OpenOffice  atau LibreOffice.  Pemutar Musik: Rhythmbox, Exaile, Amarok, Banshee. Pemutar Video: VLC Media Player, Totem Movie Player. Browser: hampir semua browser terkenal bisa jalan di Linux, Firefox, Google Chrome, Opera
Email Client: Thunderbird, Empathy. IM: Pidgin (bisa buat chat facebook, YM juga bisa), Emesene, Twitter juga bisa. Editing Foto/Gambar: GIMP, Inkscape
5.       Linux kompatibel dengan file-file Windows, Linux secara default sudah bisa mengenali file PDF, bahkan OpenOffice bisa langsung menyimpan format dokumen ke PDF. Format DOCX milik Ms Word juga bisa dikenali oleh OpenOffice.
Proses Booting
Ubuntu 10.04 menggunakan teknologi baru untuk menampilakan splash screen yang menutupi semua proses booting yang mendetail, yaitu Plymouth. Splash screen pada Ubuntu sangat menarik, karena sama sekali tidak terdapat flicker antara penampilan splash screen dengan layar desktop pada saat login. Alhasil, proses booting-pun menjadi keren. Hanya saja, masih saja terdapat banyak bug pada proses booting ini, seperti misalnya splash screen yang kadang gak nongol (terutama setelah Ubuntu terpasang ke dalam komputer). Namun, tidak semua komputer bisa menampilkan splash screen ini dengan baik. Jika kartu grafis tidak didukung, maka splash screen nan indah tidak akan ditampilkan dalam bentuk grafis
Untuk waktu booting, Ubuntu memakan waktu 25 detik jika dihitung dari setelah memilih sistem operasi pada GRUB, dan dalam keadaan fitur Desktop Effect aktif. Waktu ini memang lebih cepat daripada Ubuntu 9.10. Namun masih jauh dari target yang katanya 10 detik.
Desktop
Dari sejak versi pertama hingga versi 9.10, Ubuntu selalu memiliki kesan berwarna coklat (Human). Mulai dari coklat kehitaman hingga coklat muda sudah pernah terasa di Ubuntu. Namun pada versi kali ini, kesan Coklat itu sudah hilang, kini diubah dengan kesan ringan (Light) yang dominan berawarna Ungu dan Hitam. Sesuai dengan branding Ubuntu terbaru, Ubuntu is Lightware.
Tema default yang digunakan oleh Ubuntu kali ini bernama “Ambiance”. Dengan kesan serba gelap. Namun jika anda ingin kesan yang lebih terang, anda bisa memilih tema alternatif bernama “Radiance”. Untuk mengatur tema, anda bisa klik menu System | Preferences | Appearances.
Jika dilihat dari tema dan kesan ikon-ikon pada Ubuntu terbaru ini, mungkin terasa sangat mirip dengan gaya dari Mac OS X. Hmm, sepertinya Ubuntu berusaha untuk mirip dengan sistem operasi berlambang Apel tersebut. Beberapa ikon pada notifikasi area juga menggunakan teknologi bernama Indicator Applet yang dikembangkan sendiri oleh pihak Canonical, sehingga kesan dari ikon-ikon ini menjadi mirip dengan Mac OS X.
ada lagi satu perubahan yang sangat drastis dan menimbulkan kontroversi dikalangan pengguna Ubuntu. Yaitu pemindahan tombol pengatur jendela ke bagian kiri baris judul. Sekali lagi, benar-benar mirip dan mengikuti gaya Mac OS X, walaupun urutan tombolnya berbeda.
Software
Seperti biasa, Ubuntu selalu menyertakan software versi terbaru dan up-to-date. Seperti misalnya Kernel Linux 2.6.32, desktop GNOME versi 2.29, OpenOffice.org versi 3.2 yang startup-nya lebih cepat dan dukungan formatnya lebih ditingkatkan, Mozilla Firefox 3.6, dsb.
Namun ada perbedaan software penyerta pada Desktop CD jika dibandingkan versi sebelumnya. Kali ini, Ubuntu mengurangi beberapa software default yang terpasang di Desktop CD, seperti misalnya GIMP, Xsane, dan beberapa permainan. GIMP dihapus dengan alasan bahwa tidak semua orang memerlukan GIMP sebagai aplikasi esensial, karena umumnya pengguna bisa menyunting foto secara sederhana melalui aplikasi F-Spot. Kemudian Xsane dihapus digantikan dengan aplikasi bernama Simple Scan yang lebih sederhana dan memudahkan pengguna untuk memindai (scanning) dokumen dengan mudah. Namun, ada sebuah bonus yang diberikan sebagai paket penyerta, yaitu aplikasi video editing sederhana bernama Pitivi yang bisa diakses melalui menu Applications | Sound & Video | Pitivi Video Editor.
Namun jangan khawatir, jika anda masih membutuhkan beberapa aplikasi yang tidak disertakan lagi, anda masih bisa menambahkannya melalui fitur Ubuntu Software Center, dengan memasang paket-paket software yang dibutuhkan dari repository Ubuntu.
Ada satu lagi, seperti yang diberitakan sebelumnya, Mozilla Firefox 3.6 pada Ubuntu menggunakan Yahoo! Sebagai mesin mesin pencari default.
Ubuntu Software Center
Fitur Ubuntu Software Center (atau disingkat USC) sebenarnya sudah ada sejak versi 9.10. Namun pada versi 10.04 kali ini, USC lebih dimantapkan lagi dengan fitur “Featured Applications” yang menyajikan daftar aplikasi populer. Hmm, konon katanya USC ini juga akan menampilkan daftar aplikasi-aplikasi berbayar dan/atau non-FOSS, seperti fitur CNR pada Linspire.
Ubuntu One
Ubuntu One kini tidak hanya sekedar fitur sinkronisasi dan backup serta berbagi file, namun juga sebagai fitur Toko penyedia Musik seperti iTunes pada Apple. Yup, Ubuntu kini menyediakan toko musik bernama Ubuntu One Music Store. Toko musik ini bisa diakses melalui aplikasi Rhythmbox, pada bagian sidepane. (Jika codec MP3 belum terpasang, maka anda akan diminta untuk dipasangkan terlebih dahulu).
Dan sepertinya, Ubuntu One menjadi lahan bisnis lain bagi Canonical untuk meraup untung demi kelangsungan Ubuntu.

5.     Langkah-langkah Installasi Linux Ubuntu 10.04 LTS Dekstop
1.     Booting CD Linux Ubuntu 10.04, dan tunggu Prosesnya.
2.     Lihat gambar di bawah, pilih bahasa instalasi dan apabila ingin mencoba System live CD yang tidak berpengaruh pada harddisk PC anda klik tombol “ Try Ubuntu 10.04 LTS”. Di sini kita akan mempraktekkan instalasi Ubuntu System live CD. Dan di sini kita  pilih “Install Ubuntu 10.04 LTS” untuk menginstal didalam PC kita.
3.     Kemudian pilih zona waktu ( Asia, Indonesia, Jakarta ). Klik “Forward” jika sudah selesai men-setting zona waktu setempat.

4.     Pilih keyboard layout yang digunaka ( default english ). Kemudian klik tombol “Forward” .
5.     Tahap Mempartisi
1.     Jika Anda ingin menghapus operating system yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin installer secara otomatis melakukan partisi hard drive, pilihlah opsi kedua, “Use the entire disk”.
2.     Opsi keempat adalah “Specify partitions manually” dan pilihan ini sangat direkomendasikan untuk pengguna level advanced, pilihan ini untuk membuat partisi khusus atau melakukan format hard drive dengan sistem file lain. Ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home yang sangat berguna untuk melakukan instalasi ulang keseluruhan sistem.
    Disini contohnya akan memilih Opsi ke 2, Yaitu Specify partitions manually, lalu klik Forward.

6.     Jika ada peringatan seperti dibawah ini pilih Go Back Untuk kembali, jika Pilih Continue akan Lanjut untuk Partisi Hard Disk.
7.     Setelah itu akan tampil seperti gambar dibawah ini, dan disini kita akan Partisi atau kita bagi Hard Disk.
8.  Keterang Mempartisi Hardisk
Beriktu ini cara mempartisi harddisk secara manual dengan / Home :
1. Membuat partisi root “ / ” ( kira- kira 5 GB minimal),
2. Membuat partisi “ /home ” (secukupnya, untuk file- file document anda)
3. Membuat partisi “ swap area ” ( idealnya dua kali ukuaran RAM. Misal :     Ram 512 MB berarti partisi swap area-nya 2 GB )
9.     Dibawah ini adalah hasil dari Partisi Hard Disk yang tadi dibagi, dan selesai kita bagi lalu kita klik Forward Untuk Lanjut ke Langkah Berikutnya.

10.       Ketik nama user anda, kemudian masukkan nama yang ingin anda gunakan untuk login, dan isikan password. selanjutnya klik tombol “Forward”.

11. Dibawah Ini adalah Tahap terakhir Install, langsung saja Klik Install.
12. Dan tunggu proses Install sampai Selesai.
13. Setelah selesai proses Install akan tampil seperti gambar dibawah ini, dan lansung aja kita klik Restart Now.
14.      Setelah itu digambar dibawah ini adalah tahap login, dan silahkan pilih User dan masukkan Password.

15.      Setelah Login dan dibawah ini adalah Hasil dari Tampilan System Operasi     Ubuntu 10.04 LTS, yang dari tadi kita Install.











BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
Dari segi penampilan, banyak sekali perubahan dratis yang ada pada Ubuntu. Setelah 6 tahun berkutat dengan tema bernama “Human”, kini Ubuntu berubah dengan tema “Light” yang terdiri dari dua varian, Ambiance Light dan Radiance Light.
Selain itu, Ubuntu versi terbaru juga selalu menyediakan software-software versi terbaru yang kemampuannya lebih baik. Sebut saja OpenOffice.org 3.2 yang memiliki dukungan format yang lebih ditingkatkan (seperti dukungan dokumen ber-password pada format Microsoft Office), GNOME 2.29 yang terasa lebih ringan dan Firefox 3.6 yang lebih stabil.
Namun, kontroversi pemindahan tombol pengatur jendela ke sebelah kiri baris judul sampai saat ini masih hangat diperbincangkan dikalangan komunitas Ubuntu. Tak apa-apalah, toh anda masih bisa mengganti tema ke tema yang lebih anda suka dan/atau mengubah tata letak tombol pengatur jendela melalui gconf-editor.
Daftar Pustaka
1.       Hendri. 2009. Sejarah Linux. http://ugos.uns.ac.id/?p=20=1. 02 Juli 2012.
2.       Maulana Sutrisna. 2011. Ubuntu One (Aplikasi Berbasis Cloud Computing). http://maulanasutrisna.blogspot.com/2011/07/ubuntu-one-aplikasi-berbasis-cloud.html. 02 Juli 2012.
3.       Iwankiddy.net. 2010. Ubuntu 10.04 LTS Dekstop telah dirilis. http://iwankiddy.net/blog/software/ubuntu-10-04-lts-desktop-edition-telah-di-rilis.html. 02 juli 2012.